MASJID AL-MUSABBIHIN

MASJID AL-MUSABBIHIN
Sumber Dakwah dan Informasi DKM AL-MUSABBIHIN PERUM KOMPAS INDAH TAMBUN
Latest Post

Maulid Nabi Muhammad SAW, 16 Dec 2017

Written By Rudi Yanto on Senin, 18 Desember 2017 | 12/18/2017

Maulid Nabi Muhammad SAW, 17 Dec 2017

Alhamdulillah , pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW, tanggal 16 Dec 2017, berlangsung meriah walaupun  berjalan dengan kesederhanaan, seluruh jama'ah antusias dan khusyu' mengikuti rangkaian acara yang ada. Dimana acara dimulai dari Pembacaan Istighosah oleh Al Ustazd Firmansyah LC.MA, lalu disambung Pembacaan Maulid Al-Barzanji oleh Rudi Yanto, dan Tausiah di sampaikan oleh Ustazd Munib LC.





Semoga  Acara ini akan selalu ada dan lestari hingga generasi yang akan datang.
Shollu Ala Muhammad.



Maulid di bangladesh Oleh Dr KH Ali M Abdillah MA

Written By Rudi Yanto on Kamis, 07 Desember 2017 | 12/07/2017


 Maulid di bangladesh
 Oleh Dr KH Ali M Abdillah MA         

Point2 pidato saya berbahasa arab yg disampaikan pada acara Miladun Nabi Muhammad SAW sbb.


1. Perhelatan akbar Maulid Nabi SAW yg diselenggarakan oleh Shaykh Sayyid Saifudin Ahmad al-Hasani al-Husaini yg dihadiri ratusan ribu umat Islam di Dhaka Bangladesh merupakan bagian dari tradisi Islam Ahlus sunnah wal jamaah sbg ekpresi kecintaan kpd Baginda Nabi Muhammad SAW. Pengikut Aswaja yg tersebar di seluruh dunia mulai dari Mesir, Beirut, Tunisia, Jordania, Emirat Arab, Marokko, Eropa, Amerika, China, Rusia, Malaysia, Thailand, Brunei hingga Indonesia. Mereka secara rutin memperingati hari kelahiran Nabi Muhammmad SAW. Bahkan di Indonesia khususnya warga Nahdliyyin (NU) ada peringatan Maulid Nabi bersifat tahunan spt tiap tgl 1-12 Rabiul Awwal, mereka membaca al-Barjanji, al-Diba'l, Simtud Durar, ada pula bulanan seperti di Kanzus Shalawat tiap Jumat Kliwon yg dipimpin oleh Habib Luthfi bin Yahya, ada juga mingguan seperti di kampung2 dan pondok pesantren NU,  mereka secara rutin membaca maulid Nabi tiap malam jumat atau malam Senen.

2. Ratusan ribu umat Islam yg saat ini berkumpul bersama2 di acara Maulid Nabi ini, mereka datang dari kampung2 dan berbagai negara karena didasari Cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Karena Cinta jarak jauh bukan menjadi halangan, sekalipun terik panas matahari menyengat mereka di siang ini mereka tetap duduk rapi dan tidak beranjak sedikitpun dari tempat duduk karena di dalam hatinya sdh ada cinta kpd Bagi Muhammad SAW. Panas siang hari ini tidak sebanding panasnya saat di padang mahsyar. Siapakah yg bisa memberi syafaat saat umat manusia dlm kondisi penderitaaan di padang Mahsyar nanti ? Jawabnya,  yaitu Nabi Muhammad SAW. Semoga kita umat Islam yg di dalam hatinya sdh tertanam benih cinta kpd Baginda Nabi Muhammmad SAW nanti akan bersama Nabi di surga dan mendapatkan syafaatnya kelak di yaumil mahsyar.  Sesuai hadits Nabi yg bunyinya, "Barangsiapa mencintaiku niscaya dia akan bersamaku di surga."

3. Nabi Muhammad SAW mengajarkan Islam yg rahmatan lil-'alamin yaitu Islam yg cinta damai, penuh kasih sayang dan saling menghormati. Namun uyk bisa menyebarkan Islam yg cinta damai kuncinya hatinya harus damai terlebih dahulu, hati bisa damai jika keyakinannya kpd Allah kokoh, memiliki  cinta kasih terhadap sesama manusia dan  hatinya senantiasa dipenuhi zikir mengingat Allah. Dalam al-Quran dijelaskan, ingatlah dengan mengingat Allah hati menjadi tenang." Selain itu, supaya menjadi pribadi yang berakhlak mulai seperti Nabi Muhammad SAW harus belajar ilmu yg mengkaji diri yaitu ilmu tasawuf. Sebab di dalam diri manusia ada nafsu baik yg tercela maupun yg terpuji, maka utk mencapai kesucian jiwa harus melakukan tazkiyatun nafsi yaitu menyucikan jiwa dari nafsu tercela mjd nafsu terpuji.

4. Kita sebagai umat Islam dalam mencintai Allah perlu wasilah makanya diperintahkan oleh Allah utk mengikuti Nabi Muhammad SAW sesuai ayat, "Katakanlah wahai Muhammad, jika kamu mencintai Allah maka ikutilah aku maka Allah akan mencintaimu. Namun ketika Rasulullah SAW sdh wafat kita akan mengikuti siapa ? Yaitu mengikuti para ulama sebagaimana sabda Nabi, "Para ulama sebagai pewaris Nabi."  Zaman sekarang ini sdh bertebaran bermacam2 ulama, lalu siapa ulama yg layak kita ikuti ? Menurut Imam al-Ghazali yaitu ulama' akherat yg layak diikuti karena mereka memiliki khasyatullah (takut kpd Allah), orientasi dakwahnya semata2 mengharap ridha Allah dan didasari keikhlasan dlm membimbing umat. Mereka adalah pewaris Nabi,  bukan ulama su' yaitu ulama yg menjual agama demi kepentingan hawa nafsunya.

Dhaka, 3 Desember 2017

Muhasabah Kebangsaan : URGENSI MENJAGA DAN MENGAMALKAN PANCASILA



Muhasabah Kebangsaan
URGENSI MENJAGA DAN MENGAMALKAN PANCASILA
Al-Zastrouw

Dalam sejarah Islam ada peristiwa monumental terkait dengan komitmen dan konsistensi Nabi Muhammad (Islam) dalam menjaga dan mengamalkan suatu perjanjian. Sekalipun perjanjian tersebut merugikan Islam dan menguntungkan pihak lain.

Peristiwa tersebut adalah perjanjian Hudaibiyah. Perjanjian yg dibuat antara Nabi Muhammad dengan kaum kafir quraisy ini terjadi pada tahun ke 6H, ketika Nabi beserta 1400an sahabat mau ke Makkah unt melaksanakan ibadah umrah.

Perjalanan Nabi beserta sahabat dihadang oleh kaum kafir Quraisy. Meski semua sahabat sudah siap tempur unt melawan kaum kafir Qurasy yg menghadang mereka, namun Nabi memilih jakan damai. Unt menghindari peperangan Nabi menanda tangani kesepakatan damai yg isinya sangat merugikan ummat Islam.

Salah satu isi perjanjian Hudaybiyah yg merugikan ummat Islam adalah: orang Makkah yg masuk Islam setelah perjanjian kemudian pindah ke Madinah harus dikembalikan ke Makkah. Sedangkan orang Islam yg berada di Madinah kemudian murtad dan pindah ke Makkah maka tdk boleh dikembalikan ke Madinah.

Ketika proses perjanjian sedang berlangsung ada seorang dari Makkah bernama Abu Jandal yg masuk Islam. Dia minta dibawa ke Madinah. Namun Nabi menolak krn proses perjanjian sedang berlangsung. Setelah perjanjian disepakati, Nabi konsisten mejalankan perjanjian tersebut dan mengembalikan Abu Jandal ke Makkah.

Abu Jandal kecewa atas keputusan Nabi karena dia harus memghadapi siksaan dan hinaan kalau harus kembali ke Makkah, termasuk siksaan dari orangtuanya sendiri, Suhail, yg menjadi duta dari kaum kafir Quraisy dalam perindingan tersebut.

Konsistensi dan komitmen Nabi dalam memegang perjanjian diuji lagi ketika ada seorang Makkah yg masuk Islam pasca perjanjian. Orang tersebut bernama Abu Basyir. Demi membela keyakinannya Abu Basyir bahkan membunuh seorang kafir Quraisy, kemudian dia lari ke Madinah unt meminta perlindungan pada Nabi.

Namun Nabi menolak dan memerintahkan Abu Basyir kembali ke Makkah. Abu Nasyir protes atas keputusan ini. Kemudian Nabi menasehati agar bersabar. Nabi juga menjelaskan pentingnya menjaga kesepakatan yg telah dibuat bersama dengan pihak lain. Bahkan ketika Abu Basyir ngotot minta perlindungan Nabi menyatakan: "seandainya ada yg membantumu, ini akan menjadi penyulut api peperangan"

Poin lain dari perjanjian Hudaibiyah yg merugikan ummat Islam adalah rombongan Nabi yg sudah siap melaksanakan umrah pada tahun itu harus balik ke Madinah dan boleh datang ke Makkah tahun depan untuk melaksanakan umrah tanpa membawa senjata atau dalam keadaan pedang dimasukkan dalam sangkur.

Akhlak Nabi yg konsisten dalam menjaga kesepakatan ini perlu dicontoh oleh ummat Islam Indonesia. Dalam konteks Indonesia, ummat Islam telah melalukan perjanjian luhur dengan ummat lain unt membangun kehidupan bersama secara damai. Perjanjian luhur itu tercermin dalam Pancasila sebagai dasar negara.

Dibandingkan dengan perjanjian Hudaibiyah, Pancasila jauh lebih menguntungkan ummat Islam Indonesia. Dalam Pancasila tak ada hambatan dan ancaman sedikitpun bagi Ummat Islam Indonesia untuk beribadah dan menjalankan syariat agamanya. Bahkan nilai-nilai dan ajaran Islam masuk dan menjiwai setiap sila dari Pancasila.

Ada beberapa sikap Nabi yg bisa diteladani dalam memegang perjanjian; pertama, Nabi lebih mengedepankan kemaslahatan dan mencegah terjadinya konflik dalam mengamalkan syariat Islam.

Melaksanakan umrah adalah salah satu upaya menjalankan syariat Islam, tapi hal itu tidak boleh dipaksakan jika bisa mendatangkan konflik dan pertumpahan darah.

Kedua, menjaga kesepakatan dengan pihak lain merupakan sikap yg harus dipegang teguh oleh ummat Islam sebagai wujud dari kemuliaan ajaran Islam, sekalipun harus mengorbankan sesama muslim. Sebagaimana sikap Nabi saat menolak permohonan perlindungan dari abu Jandal dan abu Basyir. Ini dilakukan Nabi demi kepetingan yg lebih besar yaitu menjaga marwah dan martabat ajaran Islam di hadapan pihak lain.

Bercermin dari peristiwa  perjanjian Hudaibiyah ini, maka akan sangat aneh jika ada ummat Islam Indonesia yang mencoba ngotot untuk menolak Pancasila dan ingin menggantinya dengan faham keislaman  yg sesuai dengan pemikiran mereka.

Urgensi mengamalkan Pancasila bagi ummat Islam Indonesia bukan karena semata mata tuntutan menjaga keutuhan bangsa dan negara, tetapi juga tuntutan agama untuk meneladani sikap dan akhlak kanjeng Nabi Muhammad.

Jika Nabi Muhammad berusaha keras unt konsisten melaksanakan perjajian yg sudah jelas merugikan ummat Islam dan menghambat pelaksanaan syariat, haruskan sekarang kita berkhianat terhadap perjanjian dengan menolak Pancasila yg telah menjadi kesepakatan kita bersama dan jelas-jelas tidak merugikan ummat Islam Indonesia?*

Undangan Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H di Masjid Al Musabbihin

Assalamualaikum wr.wb

DKM Al-MUSABBHIHIN, akan mengadakan Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H .
Insya Allah akan di adakan pada :

Hari /Tanggal : Sabtu/ 16 Desember 2017
Jam                 : 19.30 (ba'da sholat Isya Berjemaah)
Acara              : 1. Pembukaan dan Sambutan
                          2. Istighosah
                          3. Pembacaan Maulid Al Barzanji
                          4. Tausiah : Ustazd  Munib
                          5. Doa Penutup
                          6. Makan Malam Bersama

Mohon kehadirannya kepada kaum muslimin dan muslimat yang ada di sekitaran Kompas Indah , ayo kita ramaikan dan makmurkan masjid kita dan menumbuhkan ukhuwah Islamiyah antar Warga.


Wassalamualaikum wr.wb

PHBI DKM AL-MUSABBIHIN

Gema Ramdhan Al-Musabbihin 2017/1438 H

Written By Rudi Yanto on Selasa, 20 Juni 2017 | 6/20/2017


Assalamualaikum wr.wb

Pengurus DKM Al Musabbihin Mengadakan beberapa acara rangkaian Kegiatan, diantaranya :

1. Tadarus Alqur'an
2. I'tikaf
3. Santunan anal yatim (Ibu-ibu RW.08)
4. BAZIS
5. Pelaksanaan sholat Ied.


 
Contact Support: Twitter | Facebook
Copyright © 2012. AL-MUSABBIHIN - All Rights Reserved
Published by TakadaTapiono Creative